beberapa hari yg lalu, dmas bersama tmen menyinggahi jalan braga kota bandung yg brmaksud meliat BragaFestival 2008, karena menurut info yg didapat acara itu berlangsung dari tanggal 28-31 desember, namun setelah nyampe jalan braga
ternyata acara itu mundur menjadi 30-31 desember…
sempet poto2 juga situasi braga saat itu, bangunan – bangunan d kawasan braga yang bercirikan artdeco
liputan braga festival yg dimulai 30 desember lalu akan dimas tulis dalm postingan selajnjutnya (^_^)
setelah menyusuri jalan braga akhirnya sampe d jalan Asia Afrika,
di jalan ini terdapat museum Konferensi Asia Afrika yg pada 19 April 1955 dahulu menjadi tempat terselenggaranya konfensi.
sebenarnya, baru pertama kali masuk musium ini, itupun karena ada meliat beberapa rombongan anak2 SD yg baru saja
keluar dari museum ini…
setelah masuk museum ini, hal yg pertama dirasakan adalah takjub meliat suasana interior yg menggambungkan sisi historis konferensi asia afrika 1955 dengan sisi art.
ternyata interior museum ini baru dipugar dan diseain kembali saat taon 2005 tepatnya saat perhelatan 50 taon konfrensi asia afrika ( 1955 – 2005 )
di dalam museum ini, dapat diliat diorama – diorama konfrensi asia afrika 1955 lengkap dengan patung2 pemerakarsa KAA yg dari berbagai negara,
barang2 yg digunakan dlaam KAA 1955 seperti : kursi, kamera foto, mesin ketik yg digunakan untuk mengetik naskah DASASILA BANDUNG, dll. bahkan dapat didenger dengan jelas juga pidato preseiden Ir, Soekarno saat KAA.
ini poto dari museum konfrensi asia afrika yg dmas jepret.

tidak lupa juga foto bersama – sama tmen^^
oia,
krn urank sunda tuh sehari – hari teu tiasa ngomong hurup F, kalo ngomong F jd P.
jdny papan yg tertulis di depan museum ini bertuliskan MUSEUM KONPERENSI ASIA AFRIKA *tapi knpa AFRIKA teteup yyaa bukan APRIKA^^



















